Hebat! UNESA Menjadi Penerima Program Magang Vokasi ke Luar Negeri 2025
Surabaya– Universitas Negeri Surabaya (Unesa) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Melalui Subdirektorat Mobilitas Akademik, Direktorat Pendidikan dan Transformasi Pendidikan, Unesa terpilih sebagai salah satu dari 10 perguruan tinggi yang menerima Program Bantuan Pembekalan Magang Mahasiswa Vokasi ke Luar Negeri Tahun 2025 dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Keputusan tersebut tertuang dalam surat resmi dari Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan bernomor 2191/B2/DT.00.00/2025 tertanggal 11 Juli 2025. Dalam pengumuman tersebut, Unesa berhasil menempatkan diri bersama sembilan perguruan tinggi lainnya yang dinilai layak mendapatkan dukungan pendanaan untuk pembekalan magang luar negeri bagi mahasiswa vokasi.
Program ini merupakan salah satu langkah strategis Kemendiktisaintek dalam mendukung peningkatan daya saing lulusan vokasi melalui pengalaman kerja internasional. Mahasiswa yang mengikuti program ini akan menjalani magang di perusahaan atau institusi mitra di luar negeri. Untuk tahun 2025, destinasi magang mahasiswa Unesa direncanakan meliputi Malaysia, Jepang, dan Thailand, yang merupakan negara mitra utama dalam program ini.
Ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen Unesa dalam mendorong internasionalisasi pendidikan vokasi. Unesa sangat antusias untuk melaksanakan program ini dengan sebaik-baiknya demi memberi bekal global bagi mahasiswa.
Mahasiswa yang mengikuti program ini akan menjalani serangkaian pembekalan sebelum berangkat ke negara tujuan. Pembekalan tersebut mencakup pelatihan bahasa Inggris dan bahasa lokal negara tujuan seperti Bahasa Jepang dan Bahasa Thailand. Selain itu, mahasiswa juga akan mendapatkan sertifikasi kompetensi profesi sebagai bekal untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme mereka saat magang di luar negeri.
Pembekalan ini penting agar mahasiswa tidak hanya siap dari sisi teknis, tetapi juga secara kultural dan profesional. Dengan sertifikasi kompetensi dan kemampuan komunikasi lintas budaya, mahasiswa akan lebih percaya diri dalam berinteraksi di lingkungan kerja internasional.
Program magang luar negeri ini dapat dilaksanakan secara optimal dan memberikan manfaat langsung bagi mahasiswa vokasi maupun institusi yang terlibat. Pihaknya juga menyatakan bahwa akan ada bimbingan teknis (bimtek) bagi tim pengusul dari perguruan tinggi yang proposalnya diterima, guna memastikan keselarasan pelaksanaan di lapangan.
Bagi Unesa, program ini sejalan dengan visi internasionalisasi yang dicanangkan oleh universitas, terutama dalam memperkuat konektivitas global dan menyiapkan lulusan yang adaptif terhadap dinamika pasar kerja internasional. Program ini akan menjadi batu loncatan penting bagi pengembangan kapasitas mahasiswa vokasi.
Unesa berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan vokasi, termasuk memperluas jejaring kerja sama global agar mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu bersaing di pasar kerja global.
Mahasiswa peserta program magang luar negeri ini nantinya juga diharapkan menjadi agen perubahan dan inspirasi bagi rekan-rekan mereka di kampus. Dengan pengalaman langsung di dunia kerja internasional, mereka dapat membawa wawasan dan praktik terbaik yang dapat diterapkan di lingkungan lokal.
Masuknya Unesa dalam daftar penerima program ini tidak hanya mencerminkan kapabilitas institusi dalam mengelola program-program strategis nasional, tetapi juga memperkuat posisi Unesa sebagai kampus vokasi yang adaptif dan siap bersaing di kancah global.
Dengan pencapaian ini, Unesa menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan pendidikan tinggi vokasi yang inklusif, relevan, dan berdaya saing internasional demi menjawab tantangan masa depan.
Share It On: