Muda Mengambil Peran : Menjadi Perwakilan Mahasiswa UNESA dalam Pelepasan Peserta MSIB Dispendukcapil Surabaya di Sematkan Secara Simbiolis Oleh Wali Kota Surabaya
Oleh Yogi Udchuli Naim Mahasiswa DIV Administasi Negara
Hallo perkenalkan saya Yogi Udchuli Naim biasa akrab dengan sapaan Yogik. Saya adalah mahasiswa Universitas Negeri Surabaya Program Studi Sarjana Terapanan Administrasi Negara di tahun 2023 ini saya sedang menempuh semester 6 dan dinyatakan lolos sebagai salah satu peserta Magang Studi Independen Bersertifikat (MSIB). Saya ditempatkan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya. Pelepasan Mahasiswa MSIB Dispendukcapil Kota Surabaya diselenggarakan di Balai Pemuda pada 27 Februari 2023, saya berkesempatan mewakili mahasiswa UNESA yang lolos MSIB untuk di sematankan Id card secara secara simbiolis oleh bapak Eri Cahyadi selaku Wali Kota Surabaya. Menjadi salah satu mahasiswa yang lolos MSIB dan mewakili UNESA adalah sebuah hasil dari perjalanan panjang selama di dunia perkuliahan, sebuah capaian yang tidak terlupakan dan mendorong saya lebih baik di setiap kesempatan. Pada kesempatan ini saya akan berbagi pengalaman saya lolos Magang Studi Independen Bersertifikat di Dispendukcapil Kota Surabaya.
Apa itu Magang Studi Independen Bersertifikat?
Magang Studi Independen Bersertifikat atau bisa disebut MSIB adalah salah satu program Kampus Merdeka dibawah naungan Kemendikbud yang dirancang sebagai penyedia ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman dalam mengetahui dunia profesi dan menciptakan tenaga kerja yang professional dibidangnya. Mitra MSIB tidak hanya dari dunia industri swasta saja tetapi juga ada dari lembaga ataupun kementrian. Contoh saja saya ini sedang menjalani program MSIB di lembaga pemerintahan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil. Dispendukcapil Kota Surabaya termasuk yang menyerap mahasiswa magang cukup banyak sekitar 330 kuota untuk memenuhi 5 posisi magang. Jadi hal ini cukup membuka peluang besar terutama mahasiswa UNESA untuk ikut serta di program MSIB. Tidak hanya dispendukcapil saja namun masih banyak mitra-mitra lain yang dapat dijadikan pilihan teman-teman mahasiswa UNESA untuk ikut mengambil peran dalam program Kampus Merdeka.
Alasan Mengapa Harus Dispendukcapil Kota Surabaya
Di era kepemimpinan bapak Eri Cahyadi Surabaya mengalami banyak perubahan terutama di sektor yang berkaitan langsung dengan masyarakat. Sektor yang bersentuhan langsung dengan masyarakat salah satunya Dispendukcapil karena secara tidak langsung masyarakat memerlukan pelayanan berupa administrasi kependudukan. Banyak inovasi yang di keluarkan oleh bapak Eri Cahyadi terutama disektor ini ada beberapa program diantaranya Sayang Warga, Jebol Anduk, Klampid New Generation, Lontong Kupang, Lontong Balap dan Cak Eri juga menggagas setiap pelayanan dispendukcapil sudah diturunkan ke tingkat kelurahan jadi masyarakat tidak perlu pergi ke dispendukcapil untuk mengurus administrasi kependudukan. Dengan berbagai inovasi yang di keluarkan pemerintah Kota Surabaya mengarah saya tertarik ikut ikut mengambil peran didalamnya sekaligus turut serta membangun kota Surabaya dengan berga bung menjadi peserta MSIB di Dispendukcapil kota Surabaya. Tidak hanya itu saja alasan saya yang kedua adalah karena saya berasal dari jurusan administrasi negara yang dimana bidang keilmuan saya sangat cocok apabila saya implementasikan di Dispendukcapil dengan dasar inilah mengapa saya memilih magang bersertifikat di Dispendukcapil Kota Surabaya.
Pengalaman Mendapat Sistem Pembelajaran yang Berkualitas
Keuntungan yang saya peroleh dari program MSIB dibanding program lain adalah kesempatan mendapatkan mentoring langsung oleh ahlinya sekaligus penjaminan mutu dan kualitas magang oleh Kemendikbud. Hal ini saya rasakan langsung sebelum turun ke dunia kerja saya mengikuti pembekalan selama satu pekan saya mendapat materi berbobot 3sks terkait administasi kependudukan yang disampaikan oleh pemateri yang berkompeten dibidangnya seperti Kepala BKPSDM, Dosen Biostatistika dan Kependudukan Unair, Kasubag Pencatatan Sipil dan Kepala Dispendukcapil. Tujuan dari pembekalan ini adalah agar mahasiswa mampu memahami terlebih dahulu bagaimana gambaran luar dari administrasi kependudukan, memahami bagaimana etika prosesi ASN dan Prosedur bagaimana nantinya saat bekerja. Dengan adanya pembekalan ini saya merasa magang saya kali ini jauh lebih terstruktur dan tertata karena langsung diawasi oleh Kepala Dispendukcapil dan Sekda Kota Surabaya. Pengawasan ini tidak hanya antara pihak Dispendukcapil dan Kelurahan namun juga ada pengawasan untuk mahasiswa berupa laporan setiap hari, laporan mingguan dan laporan akhir setiap laporan yang sudah terupload di web Kampus Merdeka akan langsung dicek oleh mentor, mentor saya sendiri dari Kepala Bidang Pemanfaat Data dan Inovasi Pelayanan Bapak Ivan Wijaya S.E. Jadi kegiatan saya setiap harinya dimonitoring langsung oleh Bapak Ivan untuk menjaga apa yang saya kerjakan tidak keluar dari tupoksi yang diberikan. Pengalaman belajar yang hebat ini hanya bisa saya dapatkan di MSIB mengapa demikian karena saya sebelumnya sudah pernah mengikuti magang mandiri disalah satu instansi pemerintah pengalaman yang saya dapat tidak sedalam dan seterstruktur MSIB. Pengalaman yang sangat luar biasa ini tidak dapat saya peroleh di magang mandiri sebelumnya. Oleh sebab itu saya sangat bersyukur dapat bergambung menjadi bagian peserta MSIB.
Tips Lolos Magang Studi Independen Bersertifikat
Tips yang pertama adalah doa ibu sebelum mendaftar hingga proses seleksi selesai saya selalu menyempatkan telpon ibu saya untuk meminta restu agar diberi kelancaran dalam proses seleksi. Karena memang doa ibu itu tidak akan pernah tertolak insyaallah oleh sebab itu saya tidak pernah meninggalkan apapun itu selalu meminta doa ibu saya agar di beri kelancaran dalam setiap urusan saya. Kemudian yang kedua saya bukanlah tipe mahasiswa yang giat belajar atau pintar disegala aspek namun saya adalah mahasiswa yang bisa dibilang nekat atau bisa disebut “sing penting wani” dalam setiap kesempatan. Sebelum mendaftar di MSIB ini banyak teman saya yang sudah pesimis dan tidak mau mendaftar karena takut gagal karena yang mendaftar di MSIB memanglah tidak sedikit sekitar 30 ribu pelamar seluruh PTN dan PTS di Indonesia. Namun kembali lagi karena memang saya adalah tipe mahasiswa yang nekat apapun itu rintanganya akan saya persiapkan secara matang. Sebelum mendaftar di MSIB saya sudah banyak aktif di kegiatan organisasi kampus maupun kegiatan akademik, saya pernah menjabat sebagai staff ahli Dewan Pewakilan Mahasiswa tingkat Fakultas, mengikuti pelatihan-pelatihan pengadaan barang, ikut serta pada pengabdian masyarakat dosen sebagai fasililator dosen dan sekarang menjabat sebagai Kepala Departeman Advokasi BEM Fakultas. Oleh sebab itu sebelum saya berkompetisi dengan peserta MSIB lainya saya mempersiapkan dan Menyusun CV saya semenarik mungkin agar dilirik oleh mitra dan menonjol daripada peserta lainya. Tidak hanya memperbanyak pengalaman saja namun juga mempersiapkan latihan interview karena banyak mitra akan mengadakan interview untuk menggali potensi mahasiswa agar dapat memenuhi standart minimal lolos interview. Untuk Dispendukcapil Kota Surabaya sendiri tidak ada tes wawancara namun hanya seleksi pemberkasan, survei khebinekaan, psikotes, dan seleksi CV.
Jadi, bagaimana perasaanmu mendengar kisah saya di atas? Tertarik menjadi bagian peserta MSIB? Pesan saya dimanapun kita berada, ingatlah jangan lupa selalu meminta doa ibumu di setiap kesempatan
Jazakumullah khairan katsiran
Share It On: