MUTU BARU MAHASISWA DALAM GENGGAMAN PROGRAM IISMA-E

Surabaya - Prestasi luar biasa diraih mahasiswa UNESA dalam
keikutsertaannya pada [a1] [Y2] program IISMA-E (Indonesian International Student
Mobility Award Entrepreneur). Vienna Eka Trista, mahasiswa Fakultas Ekonomika
dan Bisnis prodi S1 Pendidikan Bisnis, berhasil meraih beasiswa fully funded IISMA
Professional Program (Entrepreneur)
(IISMA-E). Mahasiswa semester 7 ini
mencatatkan namanya dalam program ini dengan fokus pendidikan bisnis. Tak
tanggung-tanggung, University of Melbourne, Australia, yang merupakan kampus
bergengsi dengan peringkat ke-13 dunia, menjadi tujuan utamanya. Program study
abroad ini berlangsung dari 20 Oktober 2024 hingga 29 November 2024.
IISMA-E merupakan salah satu program dari Kemendikbudristek RI yang
bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi mahasiswa Indonesia belajar di
universitas luar negeri dengan fokus pengembangan kewirausahaan. Berbeda dari
IISMA reguler, IISMA-E memadukan studi akademik dengan pelatihan intensif di
bidang bisnis dan entrepreneurship.
Setelah gagal dalam nominasi IISMA reguler dalam dua kali
percobaan, Vienna Eka Trista
tidak menyerah pada mimpinya. Program IISMA-E memberikan harapan baru baginya
untuk melanjutkan langkah menuju pendidikan internasional. Namun, perjalanan
Vienna menuju program ini tidaklah mudah. Banyak tantangan yang ia hadapi, mulai
dari izin keluarga hingga kendala finansial. Mahasiswi ini bahkan mengelola
bisnis untuk
kebutuhan hidup dan pendidikannya. “Aku jalankan bisnis
kecil-kecilan yang memanfaatkan potensi pasar produk K-Pop. Dari sana, aku bisa belajar banyak tentang manajemen
keuangan sekaligus mendukung pendidikanku,” ungkapnya.
Lingkungan sekitar juga berperan penting dalam perjalanan Vienna. Ia sangat
bersyukur atas dukungan teman-teman, dosen, serta keluarga yang tak hanya memberikan semangat tetapi juga bantuan
nyata mulai dari proses pendaftaran hingga program selesai. Dengan visi hidup
‘learn more and share more,’ ia belajar banyak dari pengalaman
teman-temannya yang berasal dari berbagai kampus di seluruh Indonesia. “Di
program ini, aku punya teman-teman dari Sabang sampai Merauke dari berbagai
kampus di Indonesia. Kami berbagi cerita, ilmu, dan saling mendukung. Ini
benar-benar pengalaman tak terlupakan,” ujarnya.
Di University of Melbourne, Vienna tidak hanya mengikuti
perkuliahan tetapi juga menjalani internship yang menjadi bagian penting dari
program IISMA-E. Ia bergabung
dengan salah satu perusahaan start-up di bidang EdTech, AchieveAble. Dalam
internship ini, ia belajar langsung dari pendiri perusahaan tersebut tentang
pengelolaan bisnis, strategi pemasaran, hingga pengembangan produk. “Aku
belajar banyak hal, mulai dari pitching ide, membuat prototype
aplikasi, hingga memahami
pentingnya user feedback dalam pengembangan produk,” tambahnya.
Dengan berbagai pengalaman dan pengetahuan baru, ia membuka pandangannya
terhadap level kualitas pengetahuannya sendiri. Ia bahkan mengembangkan ide
start-up bernama “Ajarin” yang bertujuan meningkatkan kualitas proses belajar
siswa di Indonesia. “Siswa di Indonesia berdasarkan observasiku itu capek mental dan fisik, yang dipengaruhi oleh
berbagai faktor. Jadi aku bikin aplikasi
yang memuat video pembelajaran,
modul, kolom diskusi, serta assesmen yang disesuaikan habit siswa saat ini, dan disisi lain berdasarkan validasi problem and solution yang dilakukan saat
program, aplikasi ini juga bisa mengatasi permasalahan mereka, biar mereka nggak cuma scrolling untuk hiburan, tapi
juga dapat ilmu, namun karena masih baru, ide ini masih perlu
dibuat demo serta melakukan testing
di sekolah-sekolah yang pastinya membutuhkan waktu” tuturnya antusias.
Demikianlah kisah Vienna Eka Trista, mahasiswa berprestasi dari UNESA, yang
membuktikan bahwa kerja keras, semangat pantang menyerah dapat membawa seseorang melampaui batasan. Harapannya,
“Aku ingin semua mahasiswa memiliki semangat yang tinggi untuk belajar dan
tidak takut, terutama untuk
mencari pengalaman di luar negeri,
meskipun terdapat tantangan dari segi finansial, dukungan, ataupun hal lain.
If you facing a problems,
take it as an advantage to be bouncing, be brave. be creative, do the best and
let God do the rest. Whatever the result don’t forget to say thank you to
yourself and God,”
Semoga dengan dedikasinya, Vienna dapat menginspirasi generasi muda Indonesia
untuk terus berprestasi di tingkat global.
Share It On: