Mahasiswa S1 Pendidikan Kimia UNESA, mengembangkan ViLabS (Smart Lab Assistant),
Mahasiswa S1 Pendidikan Kimia UNESA, Muhammad Farhan Ivan Phalosa, mengembangkan ViLabS (Smart Lab Assistant), sebuah platform pembelajaran laboratorium berbasis deep learning AI yang diimplementasikan pada pembelajaran kimia kelas X di Thursina International Islamic Boarding School (IIBS). Proyek yang dibimbing oleh Dr. Rusly Hidayah dan Muhammad Zainur Rifai ini bertujuan meningkatkan penguasaan keterampilan dasar laboratorium untuk mencegah kecelakaan kerja, mengurangi kerusakan alat, serta memastikan kesiapan siswa sebelum praktikum.
ViLabS merupakan workspace digital berbasis web yang menyediakan materi teori, latihan soal, fitur computer vision untuk mendeteksi dan mengevaluasi ketepatan penggunaan alat laboratorium secara otomatis, serta chatbot AI yang membantu siswa memahami prosedur dan konsep laboratorium. Implementasi platform ini terbukti meningkatkan kemampuan kognitif dan psikomotorik siswa dalam pembelajaran kimia. Selain itu, ViLabS mendukung pencapaian SDG 4 (Pendidikan Bermutu) dan SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur) melalui pemanfaatan teknologi AI dalam pendidikan. Ke depan, ViLabS diharapkan menjadi model digitalisasi laboratorium yang dapat diterapkan di berbagai sekolah untuk menciptakan praktikum yang lebih aman dan menghasilkan peserta didik yang kompeten
Share It On: