UNESA dan Yayasan Sagasitas Indonesia Evaluasi Progres Mini Proyek Berdampak Peserta Studi Independen Unesatechquest
Surabaya – Direktorat Pendidikan dan Transformasi Pendidikan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melalui Sub Direktorat Mobilitas Akademik bersama Yayasan Sagasitas Indonesia melaksanakan Meeting Progres Mini Proyek Berdampak Peserta Mobilitas Akademik Studi Independen Unesatechquest Semester Gasal 2026/2027 pada Selasa, 29 September 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari koordinasi dan pemantauan perkembangan mini proyek berdampak yang dikerjakan oleh mahasiswa peserta Program Mobilitas Akademik Studi Independen Unesatechquest. Melalui pertemuan ini, progres pengerjaan proyek menjadi fokus pembahasan untuk memastikan bahwa mahasiswa dapat mengembangkan proyeknya secara terarah sesuai dengan tujuan program.
Pertemuan tersebut juga menjadi ruang komunikasi antara pihak UNESA dan Yayasan Sagasitas Indonesia dalam mendampingi proses pengembangan proyek mahasiswa. Koordinasi ini penting untuk mengidentifikasi perkembangan pengerjaan, mendiskusikan kendala yang dihadapi, serta mengarahkan langkah tindak lanjut yang diperlukan dalam proses penyelesaian proyek.
Melalui mini proyek berdampak, mahasiswa diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan selama mengikuti Studi Independen, tetapi juga mampu mengimplementasikan pembelajaran tersebut melalui karya atau proyek yang memiliki nilai guna. Proses pengembangan proyek menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan berpikir kritis, kreativitas, pemecahan masalah, serta kolaborasi.
Kolaborasi antara UNESA dan Yayasan Sagasitas Indonesia mencerminkan upaya bersama dalam mendukung pelaksanaan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Pendampingan dan pemantauan progres secara berkala diharapkan dapat membantu mahasiswa menjaga keberlanjutan pengerjaan proyek sekaligus meningkatkan kualitas hasil yang dikembangkan.
Melalui kegiatan ini, Sub Direktorat Mobilitas Akademik UNESA terus mendorong pelaksanaan Program Studi Independen yang tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran, tetapi juga pada penerapan kompetensi dan penciptaan karya yang memberikan dampak. Dengan demikian, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan mini proyek yang relevan, inovatif, dan bermanfaat bagi masyarakat maupun lingkungan sekitarnya.

Share It On: